Postingan

Tak habis cerita tentang Merbabu

Gambar
Berbicara mengenai salah satu gunung tercantik di Jawa Tengah memang tidak pernah membuat kita kehabisan kata, selalu ada saja sisi yang bisa kita nilai keindahannya. Ya, kali ini aku akan sedikit menceritakan bagaimana aku mengenal Merbabu. Pengalaman pertamaku mengenal dunia pendakian dengan cerita yang tidak mungkin terlupakan. Berawal dari ceritaku pada seseorang tentang keinginanku lebih mengenal tentang alam,mengenali bagaimana rasanya berada pada dunia pendakian, menikmati ketinggian yang mana bisa membuat kita terasa lebih dekat denganNya. Mas Ca, seperti itulah aku memanggil seseorang yang selalu siap mendengarkan apapun yang aku ceritakan, yang mungkin kadang dia terlalu bosan dengan cerita yang selalu aku ulang-ulang. Hehe.. Setelah beberapa kali saling bertukar cerita, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba sebuah perjalanan, saat itu aku meminta saran, aku harus mulai dari gunung mana dulu, yang sekiranya memiliki trek cukup landai untuk pemula seperti aku,selain s...

Jangan lupa ngopi biar happy :P

Gambar
Begitu menyakitkan sebenarnya jika pada akhirnya aku harus menuangkan segala apa yang aku alami kemarin hari, aku rasa pekat hitamnya tinta bisa mewakili bagaimana gambaran suasana hatiku,tak hanya seperti kaca yang terjatuh dan pecah lalu dibiarkan berserakan dimana-mana. Untuk pertama kali dan aku putuskan menjadi yang terakhir kalinya, aku tidak akan pernah ingin lagi,sungguh. Aku tidak menyalahkan, itulah kenyataan jalan yang kamu mau. Mengenalmu dengan waktu yang cukup lama, ternyata tak membuatku cukup mengerti tentang kamu. Ya, kali ini mungkin bagimu aku adalah kesalahan terbesar yang pernah ada dikehidupanmu. Sampai- sampai kamu yang selama ini aku kenal begitu baik,tidak pernah aku sangka melemparkan kata yang begitu menyakitkan dihatiku. Mungkin kamu menganggapnya biasa, tapi karena kamu yang mengucapkannya padaku,mendadak jadi tamparan yang begitu keras. Entahlah,saat itu aku tidak bisa membayangkannya lagi, semua terasa kelabu,cerita persahabatan yang kita bangun seket...

265 kilometers away

Berbicara soal rindu memang tak pernah ada endingnya. Entahlah, malam ini rasanya aku ingin sekali menuliskan suatu hal yang berhubungan kembali dengan rindu. Ya, bukan hanya aku yang tau, semua pun pasti begitu, tepat sekali saat ini long weekend. Mungkin bagi sebagian orang merasa senang dengan waktu yang cukup untuk menikmati megahnya ciptaanNya ini, yang begitu luas dan cukup memanjakan mata, pergi ke tempat liburan bersama kerabat, saudara atau bahkan pasangan misalnya. Namun sayang, berbanding terbalik denganku, tinggal dikota dengan padat penduduk, menjadikan setiap inci sudutnya terasa membosankan, lalu lalang setiap kendaraan yang tak memiliki spasi membuat semakin perih mata ini. Tak hanya mata yang perih, semakin merenungi rasa-rasanya hati pun semakin merintih,Rindu. Ingin rasanya menghabiskan setiap detik waktu senggang bersama dengan orang-orang terdekat. Tapi ? apa daya ? ratusan kilometer jarak tak cukup membuatku merasa menang atas cerita kali ini,harus bergelut melaw...
Pekat, seperti itulah kiranya suasana malam ini tanpa adanya kau disisi. Sunyi, itulah suasana tanpa tegur sapamu. Biarlah malam ini berlalu sendiri, tanpa bintang ataupun bulan yang turut serta menemani. Setidaknya, dengan begitu aku tak perlu malu menyembunyikan lelehan air mata yang mulai membasahi pipi. Kau tau? hingga saat ini kau tetaplah puisi yang kian menghiasi bait-bait sastrawi. Menuliskan indahmu adalah caraku mencintai, tanpa harus takut kasihku suatu saat akan membuatmu tersakiti.

lelaki langit

Malam ini mendadak begitu lucu ya,seisi langit sepertinya ingin menertawaiku. Menertawakan aku yang sedari sore hanya bercengkerama dengan sajak-sajak rindu, tak sadarkah bahwa aku hari ini mencemaskanmu, lelaki langit ? seharian tanpa kabar darimu, rasanya sudah cukup membuat runtuh hariku. berlebihan ? ya, mungkin seperti itu. Biarlah, apa boleh dikata seperti inilah kenyataannya, aku yang selalu saja merasa kalah dengan rindu yang hingga kini masih enggan pulang pada Tuannya.